Ketika Negara Mengatur Perut, Bukan Hanya Politik
Ketika Negara Mengatur Perut, Bukan Hanya Politik Dari kebijakan kesejahteraan ke politik ketergantungan Ada satu kecenderungan yang semakin sulit diabaikan dalam politik Indonesia hari ini: negara tidak lagi hanya hadir sebagai pengatur, tetapi juga sebagai penyedia utama kebutuhan dasar warganya. Dari pangan, bantuan sosial, hingga berbagai program berskala massal, negara kini masuk jauh ke wilayah yang dulu dianggap domain paling privat: perut rakyat. Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto , pola ini tampak bukan sebagai kebetulan, melainkan sebagai desain politik yang sistematis. Negara hadir dalam skala besar, cepat, dan langsung menyentuh kebutuhan paling dasar. Di permukaan, ini tampak sebagai keberpihakan. Namun di lapisan yang lebih dalam, muncul pertanyaan yang tidak nyaman: apakah ini penguatan negara, atau pembentukan ketergantungan baru? Karl Marx pernah mengingatkan dalam kritik ekonomi politiknya bahwa siapa yang menguasai distribusi kebutuhan material, pada a...